serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

Tips Melahirkan Normal

Pulang ke Indonesia membuat saya terperangah mengingat besarnya jumlah kasus melahirkan melalui proses caesar dibandingkan dengan proses normal (vaginal) terutama pada kalangan menengah ke atas. Dari 5 saudara dan teman yang melahirkan, bisa dibilang 3 darinya melahirkan caesar.

Dulu, lagi di Amerika… dari 5 kelahiran, bisa dibilang semuanya melahirkan dengan cara normal bukan caesar meskipun memang dibantu dengan epidural.

http://americanpregnancy.org/labornbirth/epidural.html

Di Amerika caesar sepertinya hanya dilakukan pada saat diperlukan saja, mendesak, dan memerlukan pertimbangan yang sangat mendalam sehingga sangat jarang dilakukan.

Menurut teman dan adik saya yang pernah mengalami caesar dan melahirkan normal (anak pertama caesar-prematur, anak kedua normal — iya, setelah caesar sangat memungkinkan untuk melahirkan normal), kalau akan melahirkan lagi mereka akan memilih melahirkan normal.

Alhamdulillah saya melahirkan kedua anak saya tanpa komplikasi, sehingga tidak diperlukan operasi caesar.

Berdasarkan pengalaman saya, berikut tips bila ingin sukses melahirkan normal…

1. Bulatkan tekad dan niat untuk melahirkan normal

Pelajari baik buruk melahirkan normal atau cara caesar, sehingga cukup yakin bahwa melahirkan normal adalah yang anda pilih.

Satu hal yang saya baru tahu…. menurut dokter anak saya, dengan melahirkan normal mengurangi resiko bayi kuning dan mempercepat pembuangan cairan dari dalam tubuh bayi karena melalui proses pemerasan ketika berusaha keluar dari tubuh ibunya.

2. Sadarilah melahirkan itu adalah proses yang menyakitkan, jadi jangan pernah berharap proses ini sedikitpun lebih tidak sakit dari yang dibayangkan.

Bayangkan, kita sebagai ibu diberi tanggungjawab yang sangat besar yakni mengurus sebuah makhluk ciptaan Tuhan dari sejak di rahim hingga makhluk itu atau kita meninggal. Bagaimana mungkin kita berharap tidak melalui proses yang memberatkan…..Untuk masuk SMP aja perlu ada ospek dulu…

Meskipun demikian… percayalah bahwa Tuhan tidak akan memberatkan umatnya melebihi kemampuannya. Jadi, seberat-beratnya proses melahirkan ini, sudah dihitung pasti dapat dilalui setiap insannya. Apalah arti sakit beberapa jam dibandingkan dengan 9 bulan hamil yang tidak kalah merepotkan, apalagi pengasuhan sang anak setelah lahir. Sangat tidak sebanding…

Tetap sabar, pasrah, serta berpikir positif bahwa ini hanya sebuah proses… jalani saja.

Biasanya pada setiap kontraksi saya akan berkata kepada diri sendiri ‘ayo de..sebentar lagi insya allah kita bertemu’, ‘good job de…terus dorong…’

Begitu sang bayi lahir… anehnya semua rasa sakit, kantuk, lelah akan hilang begitu saja..digantikan rasa senang, takjub, syukur, dan lainnya…

Sebenarnya kalau dilihat, proses penyembuhan melahirkan normal sangat cepat dibandingkan melahirkan caesar. Setelah melahirkan normal, rasa sakit yang sebelumnya dirasakan langsung hilang. Saya sudah bisa membukakan pintu kamar ruang rawat untuk tamu, membawa bayi berjemur, bahkan jika anda melahirkan di bidan tidak lama setelah melahirkan sudah diperbolehkan pulang.

Sementara jika melalui operasi caesar, sedikitnya sehari semalam tidak diperbolehkan turun dari tempat tidur. Karena lukanya juga yang lebih besar, hingga sekian lama tidak boleh melakukan kegiatan yang berat termasuk menggendong bayi.

3. Tetap aktif

Melahirkan adalah proses yang cukup memakan tenaga. Untuk itu badan kita diperlukan berada dalam kondisi prima ketika akan menjalaninya. Jaga kesehatan dan tetap aktif, kalau perlu lakukan beberapa latihan olahraga yang dapat mendukung proses kelahiran.

4. Jaga berat badan

Salah satu penyebab besarnya kasus caesar adalah ukuran bayi yang terlalu besar.

Yang perlu diperhatikan adalah pada 2 trisemester pertama, makanan yang dimakan oleh ibu hamil sebagian besar akan menjadi badan sang ibu. Pada saat ini ukuran jabang bayi belum membesar dengan signifikan. Jadi kalau ibu hamil makan berlebih pada saat ini, besar kemungkinan badan ibu tersebit akan membesar dengan berlebih juga yang berdampak pada sulitnya mengembalikan berat badan ibu setelah melahirkan.

Pada trisemester terakhir, makanan yang dikonsumsi ibu hamil dengan cara berlebih akan menjadi bagian dari bayinya. Trisemester terakhir ini adalah saatnya bayi mengisi badannya. Dengan demikian, jika sang ibu hamil makan berlebih pada saat ini, besar kemungkinan sang bayi juga akan menjadi besar secara berlebih. Pada saat ini juga perlu diperhatikan adanya masalah gestational diabetes pada ibu hamil.

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0001898/

Lalu apakah ibu hamil tidak boleh makan berlebih?

Ibu hamil memang akan merasa lapar lebih dari biasanya untuk pembuatan rahim, suplai makanan ke bayi, pertumbuhan bayi, serta memerlukan tenaga lebih dalam membawa jabang bayi kemana-mana. Namun demikian, dalam setiap makan untuk mengatasi rasa lapar ini perlu diperhatikan menu makanan yang dimakan oleh ibu. Setiap gigitan sebaiknya merupakan gigitan yang bergizi dan memang mengenyangkan. Hindari makan makanan manis  dan berlemak secara berlebih, karena ini hanya akan menambah berat badan, tanpa gizi tanpa rasa kenyang. Boleh sih… tapi jangan sering-sering…

Saya pernah mencoba memakan eskrim (2kali) dan jus (lupa berapa kali) pada usia kehamilam 8 bulan, dalam 2 minggu jabang bayi saya bertambah 600 gram beratnya!

Berapa pertambahan berat yang ideal?

Amerika menetapkan 11-15g bila berat badan sebelum hamilnya adalah normal. Bila berat badan sebelumnya dibawah normal, maka kenaikannya disarankan lebih dari 12 kg. Bila berat badan lebih dari normal, kenaikannya disarankan kurang dari 12 kg.

Jepang menyarankan 7-12kg.

Indonesia sepertinya berkiblat ke Amerika. Walaupun menurut saya kalau melihat dari postur tubuh yang lebih mirip Jepang, seharusnya kita berkiblat ke Jepang yakni kenaikan 7-12kg.

Berapa berat bayi pada saat lahir yang ideal?

Sepertinya di Indonesia berat bayi diatas 3,4 kg sudah disarankan caesar. Kalau di Jepang, berat bayi disarankan 2,8 kg pada saat dilahirkan. Saya sendiri biasanya mentargetkan 3kg. Yang jelas, kalau bayinya tidak terlalu besar, melahirkannya akan lebih mudah.

4. Jangan terburu-buru ke rumah sakit

Kenapa?

Karena proses melahirkan itu umumnya cukup panjang, sementara berada di rumah sakit tidak akan mempercepat proses melahirkan malah umumnya membuat kita menjadi gelisah sambil berharap-harap cemas atau bahkan akan merasa perlu untuk mempercepat kelahiran melalui induksi padahal belum tentu diperlukan.

Menurut http://www.parents.com/pregnancy/giving-birth/signs-of-labor/signs-of-labor/ Sejak pertama kali terjadi kontraksi hingga waktu melahirkan bisa memakan waktu satu hingga dua hari. Waktu melahirkan biasanya dinyatakan mulai pada saat bukaan 4. Rumah sakit di Amerika baru akan menerima pasien melahirkan apabila telah masuk bukaan 4. Jika masih bukaan 3 apalagi bukaan 1 pasien akan disuruh pulang, kecuali ada komplikasi tentunya.

Kapan sebaiknya ke rumah sakit?

Untuk kasus normal, bukan yang komplikasi (kurang dari 37 minggu, bayi kembar, atau ada masalah lain) disarankan datang ke rumah sakit apabila mengalami kontraksi yang berulang dan kuat dengan jarak 5 menit antar kontraksinya selama satu atau dua jam.

Atau harus pergi tanpa menunda bila

-pecah ketuban

- mengalami pendarahan

- bayi tidak bergerak

- muka atau tangan bengkak

- penglihatan buram

- sakit kepala

- pusing

- sakit di perut yang amat sangat

- kejang

Rumah jauh dari rumah sakit atau takut macet?

Saran saya silakan dekati rumah sakit anda, namun apabila kontraksi belum seperti yang disebutkan diatas, mampir saja ke mall atau tempat makan terdekat. Istirahat dan jalan-jalan ringan di sana, jangan sampai terlalu lelah juga. Datang ke rumah sakit apabila menurut anda sudah waktunya dan semoga  sudah masuk bukaan 4 sehingga anda tidak perlu berlama-lama di rumah sakit menunggu kelahiran.

http://www.babycenter.com/stages-of-labor?page=1

5. Cari pendapat lain

Jika pada suatu titik di kehamilan divonis harus dilakukan caesar, sebaiknya cari pendapat lain. Cari di internet atau buku tentang kasus serupa, serta bertanya pada dokter atau ahli yang lain. Pastikan bahwa memang caesar adalah pilihan satu-satunya, baru melakukan caesar. Dokter atau ahli kandungan memiliki berbagai pendapat atau kebiasaan dalam mengatasi kasus-kasus melahirkan, dengan demikian diperlukan beberapa pendapat dokter agar lebih pasti untuk memutuskan suatu tindakan besar seperti melakukan caesar.

6. Kalau ini itu sudah dilakukan, namun belum juga bisa melakukan kelahiran normal…. mungkin namanya takdir ya… yang penting kita sudah berusaha….

Selamat menikmati kehamilan…..

Baca juga:

http://ndew.wordpress.com/2007/07/26/hamil-dan-melahirkan-di-amerika/

Sumber:

http://www.survivingnjapan.com/2011/05/pregnant-in-japan-diet-nutrition-and.html

http://www.webmd.com/baby/guide/healthy-weight-gain

http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0001898/

http://pregnancy.familyeducation.com/labor-and-delivery/signs-and-stages-of-labor/35965.html?page=2

About these ads

15 Komentar»

  Rizky Amelia D. wrote @

iya betul mbak, yang adalah niat. bayi saya sudah di prediksi besar ukurannya oleh bidan dan dokter. tapi tetap bisa lahir normal tanpa epidural. (BB 3.75kg&PB 51cm). padahal waktu hamil saya mual sampai tidak bisa makan apa-apa sampai 6 bulan. bulan 7 sudah hilang mualnya justru disuruh diet sm dokter karena bayinya sudah overweight. sampai sekarang saya masih bingung kenapa anak saya bisa besar padahal bisa dibilang kurang makan ketika hamil..

  ndew wrote @

Salam mbak rizky… Kalau boleh tahumbak
tinggal di mana? Hebat dokternya mau 3,75kg dilahirkan normal.
Kalau dilihat sepintas kayaknya mbak terkena gestational diabetes. Silakan di’google’…
Makasih dah berbagi cerita…

  Rizky Amelia D. wrote @

saya tinggal di depok. obgyn-nya pro-normal selama si ibu masih semangat ngeden :D
saya sdh baca artikel tentang gestational diabetes di ayahbunda.com, dari gejala-gejalanya sih ga ada di saya, mbak.. tapi memang sih bayi saya jadi diatas rata-rata ukuran badannya (4 bulan 8 kilo 67.5 cm hanya ASI)
makasih banyak lho, mbak, saya jadi tau tentang jenis diabetes ini, soalnya adik ipar saya lagi hamil semua keluhannya sama persis seperti yg dijelasin sama artikel tsb.

  diyah wrote @

slm kenal mbak, masukan yang bagus apalagi skrg saya lagi hamil n prediksi hpl tgl 12 agustus 2013, lahiran pertama caesar n lahiran kedua ini pengin normal, sy smpe diet mbak biar debay g kegedean di perut skrg usia 36w bb debay 2 kg… tp agak sedikit worried jg dokter bilang bisa normal klu sampe bukaan terakhir ngeden 2x debay bisa lgsung kluar. klu ngak musti caesar lagi…skrg neh tetep pikiran positif, rajin olah raga n ajakin debay komunikasi berharap bisa lahiran normal…. mbak tolong dong masukannya biar hati tmbh tentrem n bisa ttp lahiran normall.

  ndew wrote @

Mbak diyah…
Adik saya anak pertama caesar, anak kedua normal. Katanya tidak ada aturan jumlah ngeden.. hanya memang tidak boleh diinduksi…
Semoga lancar kelahirannya…

  bunda arya wrote @

saya skrg sdg hamil 5mgg, ank prtma umurx 21 bulan dan lahirx sesar krn air ktuban sdh pch duluan dan lwat wkt hmil. . apakn hamil ank ke 2 bisa normal,sya sdh shring byk yg blg kl prtma sesar kmgkin bsar bs normal,jujur sya tkut sesar krn lbh menyakitkn sya sdh brtekat dan niat akn melahirkn normal,sm0ga allah mengabulkn doa ku amin

  ndew wrote @

Insya allah bisa mbak…semangaaaatttt

  Lianthi wrote @

Trims masukannya mba….
Ini kehamilan sy yg ke 2…. Udh 38w… Prediksix launch tgl 13 agt…
Pas periksa ke Dr di usia 36w… BB debay 3,4gr… Pas periksa lg 37w bb debay udh 3,9…. Dr. Menyarankan untuk Caesar…. Tp sy msh mikir2… Sakit& perawatan setelah caesar lbh lama dr lahiran normal….
Akhirx sya cb cri pembanding… Sy periksa k 2 Dr berbeda…. Hasilnya… Dr. Yg 1 bilg BB debay +- 3,1 …. Dr ke 2 bilg Antara 3,2-3,4gr msh bisa normal….
Puji Tuhan bangeet… pokoke sy berusha u bs lahiran normal…. Tiap hri jlan 30 mnt tnpa henti,… Berlatih jg jongkok berdiri….
Doa’in yaaaa… Biar bs lahiran normal….

  ndew wrote @

Jangan lupa hindari makan yang manis dan berlemak supaya bb bayinya tidak brtambah terlalu banyak…
Semoga lancar ya kelahirannya.

  Liena wrote @

Saya juga ingin normal tp udh 9 bulan blm ad kontraksi

  ndew wrote @

Berapa minggu jatuhnya ya?hamil itu 40minggu normalnya jadi hampir 10bln. Kalau sdh 40mgg blm ada kontraksi jg segera konsultasikan ke dokter ya.

  ita wrote @

anak pertama saya caesar,sekarang usia anak saya baru 4 bulan,saya jg berniat untuk lahir normal pada anak kedua nanti,makasih info’a y mba karna sangat bermanfaat sekali.

  mordiva special wrote @

istriku saat ini sudah 8 bulan jalan, kata bidan bb bayi 1.8kg.. apakah berat segitu wajar ya? soalnya kok bidan seperti menunjukkan kurang dg bkata “gpp kok nanti juga naek lagi, anak pertama tidak perlu gede2 juga” berarti sepertinya kurang atau gimana yah, mohon pendapatnya..

  ndew wrote @

Maaf saya baru baca… jadinya berat badan bayinya ketika lahir berapa?

  churatulazuni wrote @

Ciri-ciri udh bukaan lebih dari 3 gimana y bund?
Pengenya datang ke rs udh siap lahir,
biar g bolak-balek lg


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: