serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

Car Seat

Seumur-umur kayaknya baru tahu ada benda yang namanya carseat (kursi mobil?hueheheheh apa ya bahasa Indonesianya) ketika sampai di Amerika.
Car seat ini adalah kursi yang didesain untuk dipakai anak-anak dan dipasang di mobil. Kegunaan car seat ini adalah agar anak-anak lebih aman dalam berkendaraan.

Sebenarnya saya lebih suka memangku anak di mobil kalau bepergian, apalagi kalau masih bayi. Sebab terlihat lebih nyaman untuk dia.
Namun dipikir-pikir lagi, kalau kita menyetir seorang diri, bayinya disimpan di mana? Tidak setiap waktu kita bepergian bisa ditemani orang lain, bukan?
Nah, di sini fungsi carseat sangat terasa.

Dari hasil melihat berbagai situs (terima kasih untuk internet), berikut kesimpulan saya.

Carseat terbagi menjadi tiga kategori yaitu, carseat bayi (infant carseat), carseat bisa dibulak-balik (convertible carseat), dan penyangga (booster).

1. Carseat bayi (infant carseat)

Bentuknya seperti keranjang.
Biasanya diperuntukan untuk bayi dari lahir hingga10 kg*.
Menghadap belakang.
PENTING setiap bayi dibawah 10 kg dan belum setahun usianya harus selalu me
nghadap belakang. Lebih aman untuk tulang-tulang yang belum kuat, terutama jika mobil harus mengerem mendadak.
Carseat model ini sepertinya sangat nyaman untuk para bayi, karena keranjangnya ini bisa dengan mudah dilepas dari alasnya dan dibawa-bawa ke mana-mana. Bayi bisa nyaman tidur di keranjangnya di manapun berada. Di mobil, di rumah, bahkan bisa dipasang juga di stroller.

Sedikit yang perlu diperhatikan sebelum membeli carseat jenis ini adalah kadang bayi sudah lebih berat dari 10 kg sebelum mencapai usia 1 tahun. Yang berarti dia belum boleh duduk menghadap depan, tetapi sudah terlalu kecil untuk duduk di carseat bayi. Sehingga bayi kemudian harus memakai convertible carseat, tidak bisa langsung memakai booster.

2. Carseat bulak-balik (convertible carseat)

Bentuknya seperti kursi pengemudi kendaraan, ada penyangga (sayap) di kiri-kanannya.
Kursi ini disebut bulak-balik karena memang bisa dipakai bulak-balik.
Menghadap belakang untuk bayi hingga 10 kg dan dibawah satu tahun*, da
n menghadap depan untuk anak diatas 10kg hingga 20 kg dan sudah satu tahun*.
Umum
nya lagi, carseat ini bisa direbahkan kursinya (recline) untuk dipakai bayi yang memang perlu lebih rebah.
Carseat j
enis ini memiliki keuntungan pemakaian yang lebih lama karena batas berat badan yang cukup luas dan bisa dipakai dari sejak bayi baru lahir.

3. Penyangga (booster)

Yang ini dipakai untuk anak yang lebih besar. Diperlukan karena umumnya anak belum cukup tinggi untuk memakai seatbelt. Tanpa booster, tali seatbelt akan jatuh di atas dada anak-mungkin di leher yang akan membahayakan untuk mereka. Biasanya diperuntukan untuk anak diatas 15 kg*.


Jika sebelumnya anak memakai carseat bayi yang berbentuk keranjang, bisa juga dilanjutkan den
gan carseat booster yang memiliki tambahan tali pengencang (tidak hanya mengandalkan seatbelt mobil). Carseat jenis ini juga memiliki umur pakai yang cukup panjang. Sejak 10 kg hingga cukup tinggi untuk memakai seatbelt tanpa bantuan penyangga.

Carseat mana yang bagus?
Semakin mudah pemakaian dan pemasangan carseat serta pas dipasang di kendaraan, semakin bagus carseat itu yang berarti semakin aman.
Consumer Search dan National Highway Traffic Safety Administration salah satu situs yang memberi rating untuk carseat.

*Lihat ketentuan produk

Iklan

10 Komentar»

  gele wrote @

mmmhhh…udah ada belon ya, peraturan car seat ini di indo?
ndew, tulisannya kurang banyak…hehehe…

  tole wrote @

di indo ga perlu carseat…kan ada ‘si mbak’ yang mangkuin..hehehe

  ndew wrote @

si mbak.. kemewahanan tak terbeli ternyata di sini. hauhauhau…

  tole wrote @

hehehe..asal ga bapaknya aja yang minta dipangku…dipikir-pikir, di indo emang enak ya, semuanya ada, murah lagi

  imgar wrote @

ndew, gak usah gosip deh.. 😀

hidup italia..

  bsb wrote @

ndew, apa khabar? salam buat suami dan si kecil. eh siapa namanya yang digendong itu, lk/pr sih dan udah bisa apa? “smile”

  Carseat 2 « serba-serbi wrote @

[…] 4, 2008 pada 1:04 am · Disimpan dalam serba-serbi Dilihat-lihat, kok sepertinya tali carseat Dhika sudah berada di bawah […]

  lala wrote @

Makasih infonya ya mbk. Blognya aku link boleh? BTW di Baltimore, Maryland banyak ndak orng dari Indonesia? di Atlanta sini terutama Decatur kok jarang ya orng Indonesianya.

  windy wrote @

Wah emang sayang blon byk orangtua dinegeri kita ini yg sudah paham benar betapa pentingnya piranti yang satu ini. Alhamdulilah saya sudah menggunakan sejak anak yang pertama b’umur sktr 8 bln (skr 5 th dan msh pakai ) dan blanjut ke anak kedua (skr 3 th). Sadarkah kita bhw memangku anak dimobil sama sekali tak aman…. seberapa kita yakin bhw pegangan itu cukup kuat? Apalagi seandainya tjd benturan kuat jk tjd accident apakah anda yakin saat itu anak anda tetap dipangkuan si ‘mbak’? Please be safety,…. it’s our children.

  Dimas W. Rangga wrote @

Sayangnya msh belum disadari sm kebanyakan orang betapa pentingnya car seat. Kl masih dalam kota aja mending digendong jg sih, ibunya jangan nyetir. Kl emg yg gk ada yg nyupirin ya mending gk usah pergi deh..

mampir yaa..
http://beautifulmalika.wordpress.com/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: