serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

tempat duduk

Kalau melihat film-film dari barat yang menceritakan acara makan formal entah di perkawinan, makan malam keluarga atau lainnya, suka terlihat mereka sudah mengatur tempat duduk para tamu. Siapa duduk di sebelah siapa pada meja yang mana.

Untuk orang Indonesia seperti kita mungkin terlihat sangat aneh dan kaku. Belum pernah mengalami sih, tapi kayaknya emang aneh dan kaku.

Beberapa ahli pesta (entertaining guru) menyarankan posisi duduk itu didasarkan atas karakter setiap tamu yang akan diundang demi menghasilkan acara makan formal yang menyenangkan. Sungguh sebuah kalimat yang aneh, sejak kapan formal itu bisa jadi senang..heheheh

Setelah dilihat-lihat lagi, mungkin saran posisi duduk itu bisa berlaku juga dalam pergaulan sehari-hari.

Pernah melihat atau merasakan dalam suatu acara berkumpul ada satu teman yang tidak terlihat nyaman berbincang-bincang dengan teman lainnya?
Jangan khawatir, belum tentu mereka bermasalah satu dengan lainnya.
Menurut saya yang menurut si teori posisi tempat duduk ini, bisa saja mereka memang tidak cocok secara karakter.

Begini katanya.

THE HOST, yang mempunyai acara. Duduklah dekat dapur, supaya mudah mondar mandir mengurus makanan. Tugas host juga untuk mengatasi tamu yang bermasalah. bagian ini saya belum tahu implementasi sehari-harinya apa.
Dekati: dapur, the introvert, the diva.
Hindari: co host

THE DIVA, dia selalu mempunyai cara agar setiap perbincangan menjadi cerita tentang dirinya (“kamu suka teh? saya juga suka”).Dekati: the introvert, the charmer
Hindari: the entertainer

THE GOSSIP FODDER, dia tidak bisa berhenti membicarakan keburukan orang lain. Hindari dia dari orang yang akan menilai dia buruk.
Dekati: the host, the charmer, the outsider
Hindari: the politico

THE INTROVERT, sangat pemalu.
Dekati: the host, the charmer, the gossip fodder
Hindari: the outsider, the politico

THE CHARMER, dia bisa menciptakan perbincangan yang sangat menyenangkan meskipun dengan sebuah patung.
Dekati: siapapun
Hindari: the host

THE POLITICO, senang membahas hal-hal yang kontroversial.
Dekati: the diva, the entertainer, the host
Hindari: the introvert, the gossip fodder

THE ENTERTAINER, dia selalu bisa menciptakan keramaian dan kegiatan.
Dekati: the gossip fodder, the introvert
Hindari: the diva, the host

THE OUTSIDER, orang baru yang biasanya tidak pernah bermain bersama
Dekati: the charmer, the host, teman yang membawanya
Hindari: the introvert

Termasuk karakter yang manakah Anda?
Sekarang sudah tahu kan, harus duduk dimana kalau ada acara arisan di restoran.(loh kok kembali ke sekedar tempat duduk)
Teori ini jangan dipakai untuk menentukan tempat duduk di kereta atau di bioskop ya, gak laku soalnya.😀

3 Komentar»

  ira wrote @

ih..ndew..siga politikus wae ngurusin korsi..btw, kalo pas jadi host knp harus deket dapur ya..gmn kalo disangka inang2 atau upik abu. halah..kan rugi bandar udah dandan abiz

  dydy wrote @

i’ll never be the host anyway.. ga punya meja makan sih😛

  Mamah Ani wrote @

hehehehe….bukan hanya buat duduk tuh teorinya…pokoknya semua orang disemua kesempatan perlu itu agar energinya nggak habis “dimakan” yang berenergi berlawanan ( kecuali tarzan nggak perlu teori itu…heheheh )…pokoknya, kalau berdekatan sama yang “aura”nya mirip, kita akan nyaman dan berenergi, semangat, nggak gampang sakit….gitu aja deh…….aku ???? ah, aku mah sudah punya teori mengunci energi agar nggak kesedot yang lainnya, jadi duduk dimanapun OK…yang penting, makan enak, ngobrol nyambung, hati senang, badan sehat…tul nggak ????


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: