serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

jomblo

Baru saja nonton filmnya. Basi banget ya. Ya maaf, baru (di)sempat(kan).hihihih

Aku suka, ceritanya lucu, mengingatkanku pada masa-masa lalu, para pemujaku dulu…huahahahahahahaa…
Aku suka, pemainnya berakting dengan sangat bagus.
Aku suka, settingnya bandung, kotaku yang kucinta, pujaan hatiku, tempat ayah dan bunda, dan handai taulanku (nyanyi pake lagu ‘desaku’)… selalu kurindukan, kotaku yang permai.
Aku suka, settingnya kampusku, kampusku, rumahku, kampusku, negeriku… nyanyi terusss.

Aku tidak suka, terlalu mengumbar rokok.
Aku tidak suka, terlalu mengumbar bahasa kasar.
Aku tidak suka, adegan berdua-duaan di kamar kos.

Mungkin memang itu yang umumnya terjadi di beberapa kota, namun saya masih percaya masih banyak dibelahan Indonesia lain yang belum menganggap hal itu menjadi umum.
Dan saya percaya hal ini bisa dijadikan pembelajaran dan trend baru bagi teman-teman atau adik-adik kita yang masih menurut saya baik-baik itu.
Tidakkah ini membuat film itu menjadi agen penyebar kebiasaan baru yang menurut saya lebih buruk?

Sama halnya dengan para sinetron Indonesia yang ternyata banyak yang berefek buruk buat para penontonnya.
Saya pernah mendengar cerita ada seorang anak yang mengguyur pembantunya karena dia pernah melihat perbuatan yang sama di tivi.
Ini juga ada cerita, yang kalau menurut saya gara-gara salah didik dari tivi.

Yuk, bikin film yang bagus dan juga bisa memberi contoh yang baik buat masyarakat.
Siapa tahu, negara kita bisa jadi lebih baik.

Gambar: sampul DVD film jomblo diambil dari sini

5 Komentar»

  imgar wrote @

bakal segera tayang sinetronnya, ndew..

  ndew wrote @

semoga bisa menjadi contoh yang lebih baik daripada sinetron lainnya.

  ira wrote @

sinetron yang mendidik yang pernah di tonton dulu, yang pemaennya deddy mizwar..judulna..walah..lupa..bener2 mendidik dan islami..
jomblo kalo diliat dari judulnya aja, mendidik gak seh..kita belajar apa dari kejombloan kita? kan jomblo itu proses…kalo jomblo seumur hidup juga..truz knp???

  v1rzh4 wrote @

mbak ndew, iya, aku juga gak gitu suka sama ke’vulgar’an film ‘jomblo’ dalam mengumbar rokok, kata-kata kasar dan adegan berdua2an di kamar kos. tapi emang kenyataannya mahasiswa sekarang kayak gitu mbak *ingetjamankuliah*, sama, persis, mirip. itu realita nya sekarang.

mbak Ira, nama sinetron nya oom Deddy Mizwar ada dua, ‘lorong waktu’ sama ‘kiamat sudah dekat’. ada lagi judul film layar lebarnya oom Deddy itu judulnya ‘ketika’. aku sih suka smuanyaaa… bener2 cerita sehari2 yang gak pake mimpi2, realita hidup, apa adanya🙂

  NiLA Obsidian wrote @

setujuu….film jomblo teh bandung pisan euy…! tapi gw ga yakin serial tv nya sebagus film nya…jgn2 kedodoran lagi….sayang kan….(dasar produser…mikirnya duit mulu yak?)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: