serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

Arsip untuk April, 2007

individualistis

Uhm.. apa ya artinya…

Hanya peduli diri sendiri, gitu ya?

Tinggal di negeri paman sam cukup membuat saya terkaget-kaget terutama masalah perbedaan budaya. Salah satu perbedaan yang mencolok buat saya adalah sifat individualistis ini. Tidak peduli orang lain, yang membuat kekerabatan penduduk setempat terlihat sangat rendah.

Ada orang memakai pakaian setengah telanjang, tidak akan ada orang yang protes. Hak dia katanya, urusan dia katanya.

Mendengar orang teriak-teriak berantem dijalan, bukannya dilerai, malah bersembunyi. Takut dituduh ikut campur katanya.

Bahkan orangtua hampir tidak punya hak terhadap anaknya ketika mereka melewati usia 18 tahun. Sudah mandiri dan dewasa katanya. Dan rasanya menurut undang-undang setempat sudah memiliki hak untuk memilih untuk kepentingan dirinya. Mau baik, mau buruk, bukan urusan orangtuanya lagi.

Apa yang terjadi?
Menurut saya sih mengerikan.

Tidak ada yang bisa atau boleh atau harus mengingatkan orang ketika mereka bersalah, karena ‘bukan urusan kamu’ atau ‘bukan urusan saya’. Adalah sah untuk bilang ‘none of your business’ atau ‘none of my business’.

Bagaimana kalau tersesat? Yah.. tersesatlah…

Saya lebih suka, kalau saya berbuat salah ada yang mengingatkan.

Saya lebih suka, kalau saya tersesat ada yang menunjukan jalan yang benar.

Walaupun saya akan bilang ‘bukan urusan anda’

Tapi anda bisa bilang ‘INI URUSAN SAYA’

Karena

Demi masa.

Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian.

Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran.

(QS. Al-Ashr :1-3)

Iklan

jodoh dan cinta

Tanpa bermaksud sok tahu, hanya sekedar berbagi ide.

“Tolong carikan jodoh dong..”

Seringkali kita mendengar teman atau keluarga kita berucap demikian.

Sedemikian susahkah mencari jodoh?

Atau kita yang mempersulit diri dengan sejuta persyaratan?

Atau jangan-jangan kita salah tempat mencarinya?

Baru diingatkan lagi tentang surat An-Nisaa: 1

“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan(peliharalah) hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.”

Salah satu makna yang bisa ditangkap sepertinya adalah Allah SWT menciptakan manusia berpasang-pasangan agar mereka bertakwa.

Jadi dalam memilih pasangan hidup juga harus mencari mereka yang bisa membuat kita lebih bertakwa.

Tidak peduli kaya, miskin, pintar, bodoh, hitam, putih, lebih tua, lebih muda; kalau ada orang disekitar kita yang mampu membawa kita ke ketakwaan yang lebih, shalat lebih rajin, zakat lebih rajin, dzikir lebih rajin, semakin menghargai orang lain, semakin rajin bersih-bersih rumah, semakin sabar, dan semakin-semakin lain yang baik dan diridhai Allah SWT…. hm… perlu diwaspadai… kandidat yang baik untuk dipilih menjadi pasangan hidup kita.

Sebaliknya, bila mencintai orang yang membawa kita ke kesesatan yang lebih, lebih rajin minum minuman keras, lebih rajin ‘pegang-pegang’ sebelum waktunya, lebih rajin marah-marah,  lebih pelit, lebih tidak menghargai orang lain, dan lebih-lebih lainnya yang buruk dan tidak diridhai Allah SWT….. itu namanya membuang waktu, sia-sia, bahkan mungkin berdosa.

Tidak pernah menemukan orang yang baik-baik?
Di mana mencarinya?

Jangan mencari orang yang baik di tempat yang tidak baik, kemungkinan besar sangat sedikit atau bahkan tidak ada.

Cari orang baik di tempat yang baik juga.

Dan yang penting juga, jangan lupa berdoa. Jangan hanya meminta dicarikan jodoh ke teman, meminta kepada yang punya stok jodoh tentunya Allah SWT tentu lebih penting.

Nah, kalau besok menemukan orang yang mengajak kita berbuat kebaikan; ‘shalat, yuk!’ katanya…. ting ting!… hm… dia mungkin kandidat yang baik untuk jadi pasangan hidup anda. Catet!