serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

Arsip untuk Juli, 2008

Enchanted (2007)

A big girl’s fairy tale.

Perlengkapan wisata

Baru saja berpetualang ke beberapa kota di pantai barat Amerika bersama suami dan anak. Saya sekarang tinggal di pantai timur Amerika. Dari Baltimore menggunakan pesawat menuju Las Vegas, dilanjutkan dengan perjalanan darat selama 12 hari.

Sebagai orang yang cinta nasi sebagai karbohidrat dalam menu makanan, mengandalkan makan di luar untuk memenuhi panggilan perut adalah hal yang tidak mungkin disamping juga tentunya lebih mahal. Sekali dua kali makan makanan tanpa nasi masih bisa ditoleransi. Lebih dari itu? Wah.. wah.. bisa-bisa kurus kering kami sekeluarga. Hueheheheh…

Jadilah menu makanan selama perjalanan menjadi salah satu hal yang perlu dipikirkan dengan agak serius. Dengan kriteria kecil, ringan, dan tidak mudah busuk supaya cukup di koper dan awet selama di perjalanan yang pada musim panas ini tentunya makanan jadi cepat berjamur dipilihlah barang-barang ini:

– Tas makanan yang bisa cukup menahan panas dari luar.

– Rice cooker kecil (3 cup). Kebetulan juga ada tempat untuk mengukusnya, lumayan untuk mengukus sayuran atau menghangatkan makanan lain sambil memasak nasi. Sangat membantu karena ternyata bisa juga dipakai memasak Indomie, air untuk bikin teh, wadah menyimpan es batu, dsb. Semua cukup dengan menghubungkannya dengan lubang listrik tanpa perlu kompor atau microwave.

– Tempat bekal makanan. Bisa berfungsi sebagai alas makan, atau tempat membawa makanan selama perjalanan tentunya.

– Pisau kecil.

– Tempat telur plastik. Dengan tempat telur plastik ini, saya tidak perlu khawatir sang telur mentah akan pecah walau disimpan dalam posisi apapun.

– Beberapa sendok dan garpu, bisa plastik ataupun logam. Sebaiknya membawa satu sendok garpu logam untuk dipakai memasak.

– Bambu penggulung sushi. Menjadi salah satu teknik memakan makanan favorit kami di dalam kendaraan. Nasi diberi lauk, diberi alas nori, kemudian digulung seperti lontong. Kenyang, ada protein dari lauk, ada sayur dari nori, dan tentunya tidak perlu banyak benda yang menjadi kotor. Nyam..nyam…

– Beras. Saya membawa beras dari Baltimore, karena tidak mau membuang waktu mencari-cari penjual beras ketika sudah mencapai tujuan.

– Nori. Seperti sudah diceritakan di bagian bambu penggulung sushi.

– Indomie. Mudah memasaknya, dan cukup kaya rasa. (iklan begini 😀 )

– Telur. Nah, yang ini saya beli di tempat tujuan.

– Makanan kering seperti abon, dan teri goreng.

– Makanan kaleng seperti kornet, dan sardines.

– Sayuran?? Bisa dibeli dimana saja, jadi saya beli di lokasi. Lebih mudah sayuran yang sudah beku, tinggal dikukus, matang deh.

– Garam dan merica dalam kemasan kecil.

– Ternyata oh ternyata seharusnya saya juga membawa bumbu instan nasi goreng atau apapun yang mudah, karena kebetulan salah satu tempat menginap kami ada yang memiliki dapur lengkap dengan segala peralatannya.

Sekedar cerita. Bagaimana pengalaman Anda? Selamat berjalan-jalan….

WALL – E

A must see for everybody but toddlers or less.

Why?

– Because it’s more than just a movie.

– Because it’s green

– Because it’s cute

– Because you’ll understand it even though you don’t understand english

Why not toddlers or less?
– Because they won’t understand it

SUPER RECOMMENDED!