serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

Clodi (popok kain)

2013-01-13 14.47.14

Alhamdulillah setelah tujuh tahun berlalu dengan hanya satu anak… akhirnya kami diberi kepercayaan mengurus anak lagi.. Karim. Salah satu perkembangan perbayian saat ini yang saya suka adalah popok kain (cloth diaper disingkat clodi-dibaca klodi).

Clodi ini ada berbagai bentuk dan model (insya allah menyusul tulisannya), yang jelas saya memakai ini karena:

1. Ekonomis.

Harga clodi pada saat ini sekitar Rp 55.000 – Rp 300.000, dari mulai produk lokal hingga produk impor Cina, Amerika, Eropa.

Mengapa ekonomis? Coba dihitung…

Kalau memakai popok sekali pakai (disposable- pampers, huggies, popok, dll) dalam sehari akan menghabiskan 4-5 popok. Harga satuan popok misalnya sekitar Rp 1.500-Rp 2.000. Jadi sehari membutuhkan Rp 7.500 – Rp 10.000, sebulan Rp 225.000 – Rp 300.000, setahun Rp 2,7 jt – Rp 3,6 jt.

Sementara kalau memakai clodi, dengan stok 10 clodi (diperkirakan sehari memakai 5 clodi), maka akan memakai biaya Rp 500rb dan bisa dipakai hingga lebih dari 2 tahun. (Pnya saya sudah berumur 18 bulan dan masih sangat bagus).

2. Ramah lingkungan

Kenapa? Karena dengan memakai popok sekali pakai, setiap hari akan memproduksi 4-5popok, yang berarti 1200-1500 popok pertahun untuk setiap bayi. Entah berapa popok yang menjadi sampah untuk semua bayi sebumi raya ini.

Tahukah Anda bahwa popok bayi itu tidak dapat hancur sampai 200-500 tahun sejak dibuang ke tempat sampah?

Sementara clodi dapat dipakai untuk satu bayi bahkan masih bisa diturunkan atau dipakai kembali oleh bayi lainnya.

3. Lembut

Bahan clodi yang ada di pasaran umumnya memakai bahan yang sangat lembut, sehingga masalah ruam di kulit bayi dapat dikurangi dengan sangat drastis. Hingga kini (18 bulan) alhamdulillah anak saya tidak pernah terkena ruam.

4. Bebas bahan kimia

Popok sekali pakai, sama seperti pembalut wanita mengandung banyak bahan kimia yang berbahaya untuk bayi bahkan diantaranya dapat menyebabkan penyakit kanker. Kalau wanita memakai bahan ini 7 hari dalam sebulan, bayangkan bayi-bayi itu memakainya sepanjang hari hingga mereka bisa buang air sendiri.

 

Bagaimana dengan isu mencuci popoknya membuat jadi lebih tidak ekonomis atau tidak ramah lingkungan karena menggunakan listrik yang banyak.?

1. Sabun untuk mencuci popok ini sangat sedikit, karena kalau menggunakan sabun terlalu banyak akan mengurangi daya serap popoknya. Jadi selain tidak terlalu mahal, juga tidak terlalu banyak mencemari air di selokan.

2. Kalau mahal mencuci pakai mesin, bisa dicuci menggunakan tangan saja. Kalau saya, mengumpulkan popoknya dan dicuci setiap 2 hari. Jangan khawatir tentang pengeringan, cukup dijemur biasa umumnya akan kering dalam satu hari. Tidak seperti di negara 4 musim dimana matahari tidak bisa diandalkan untuk mengeringkan pakaian sehingga diperlukan mesin pengering yang listriknya besar.

 

Jadi berapa  banyak bagusnya stok clodi yang dimiliki?

10 adalah jumlah yang cukup rasional, namun kalau mau berjaga-jaga apabila hari hujan atau mencuci popoknya 2 hari sekali maka 15 buah atau lebih adalah jumlah yang cukup nyaman.

Sumber

http://www.realdiaperassociation.org/diaperfacts.php

Iklan

2 Komentar»

  nidya anggasari wrote @

Klodi yg bagus beli dimana ya?

  ndew wrote @

Maaf baru balas,
Banyak di olshop.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: