serba-serbi

dipikir-pikir isinya ibu-ibu sekali…. (bapak-bapak gak usah takut gitu dong)

merapikan tempat tidur

Luxurious-Bed-Linen

Suruh aja pembantu. hehehe…
Maunya sih begitu…
Apadaya.. tak punya…
Kalaupun ada, mungkin beliau belum bisa merapikan tempat tidur dengan baik dan benar.
Ciye…
Apa juga tempat tidur rapi dan benar.
Tidak tahu juga.
Yang jelas, saya suka melihat tempat tidur yang terpajang di toko-toko penjual kasur, atau yang terlihat di iklan hotel. Kesannya bersih, indah, dan nyaman.
Tidak ada tumpukan baju diatasnya, apalagi kertas-kertas dan bon-bon bekas.

Mau juga dong punya tempat tidur yang terlihat bersih walaupun seprainya sudah lama tidak dicuci.. hehehehe

Setelah dilihat-lihat, ternyata tidak terlalu sulit juga untuk membuat tempat tidur kita terlihat seindah tempat tidur di iklan hotel itu.

Yang diperlukan:
1. Seprai, dipakai alas tidur. Ada yang hanya berupa selembar kain, ada juga yang sudah diberi karet pada bagian sudutnya (fitted sheet)untuk mempermudah pemakaian.
2. Selembar kain lain berukuran sedikit lebih besar dari kasur. Bisa juga dipakai seprai tanpa karet lainnya yang motifnya disesuaikan dengan seprai yang telah kita punya. Dalam bahasa Inggrisnya disebut sebagai flat sheet. Kain dipakai untuk melapisi selimut atau penghangat lainnya terhadap badan kita. Pelapis ini diperlukan agar selimut dan penghangat lainnya yang besar dan berat itu tidak mudah kotor akibat keringat atau kulit mati dari badan sehingga tidak perlu sering dicuci
Salah satu sisi seprai ini biasanya memiliki motif atau dijahit balik agar terlihat lebih indah.
3. Selimut, atau penghangat lainnya. Penghangat lainnya ini biasanya berupa dua lapis kain yang dijahit dan diberi isi sehingga empuk dan hangat, mungkin kalau di Indonesia adalah yang biasa kita sebut sebagai bedcover Dalam bahasa Inggrisnya biasa disebut sebagai comforter atau quilt cover. Penghangat ini terdiri dari berbagai bahan pelapis maupun isinya, bergantung kepada tingkat kehangatan yang diperlukan ketika kita tidur.
4. Sarung bantal indah beserta bantalnya sebagai tambahan untuk menutupi bantal yang biasa dipakai tidur, biasa disebut shams. Karena biasanya comforter yang indah itu tidak cukup panjang untuk menutupi tempat tidur hingga bagian bantal.
5. Bedcover, juga tambahan. Bisa berupa kain tipis bermotif sebagai pelapis akhir.

Cara memasang:
1. Pasang seprainya. Jika memakai seprai tanpa karet, bisa dengan melipat sisa seprai bagian samping tempat tidur ke bagian kepala atau kaki tempat tidur, kemudian sisa seprai pada bagian atas dan bawah kasur dilipat ke bawah kasur. Sehingga pada bagian pojok kasur dihasilkan lipatan yang rapi.
2. Pasang flat sheet diatas seprai dengan bagian atas kain menghadap bawah. Kain yang memiliki motif atau jahitan berbeda dipasang didaerah kepala. Lipat bagian kaki dengan cara yang sama dengan memasang seprai. Biarkan kain yang berlebih pada sisi kasur menjuntai agar lebih mudah ketika akan dipakai. Bisa juga dilipat jika diinginkan.
3. Pasang selimut atau penghangat lain diatas kain seprai tadi sampai apda.
4. Lipat selimut dan flat sheet ke arah kaki sampai batas bantal

Tambahan:
Ada baiknya kasur tidur dilapisi lagi dengan pelapis kasur agar tidak cepat kotor dan lebih tahan lama.

Catatan:

Tidak berarti ini yang saya lakukan sehari-hari ya….. 😀

 

Iklan

No comments yet»

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: